Keliling Kyoto satu hari hanya ¥500 dengan one day pass bus
Salah satu tips murah keliling Kyoto
Sudah beberapa hari ini kami keliling Kyoto mengunjungi semua destinasi yang ada di dalam peta wisata yang sudah kami persiapkan dari Indonesia dan juga yang kami siapkan ketika kami sudah berada di Kyoto, kami merasa pengeluaran kami untuk transportasi lumayan berat.
Coba kita sama-sama hitung apabila dalam satu hari ini saya harus mengunjungi sepuluh tepat yang berbeda dan semuanya menggunakan transportasi umum yaitu bus dengan harga ¥230 sekali naik berarti 10 kali naik bus 10 x ¥230 = ¥2300 kalau kurs satu yen paling rendah Rp. 120 maka saya harus mengeluarkan uang sekitar Rp. 276.000 dalam satu hari untuk keliling Kyoto, ini perhitungan untuk satu orang kalau berdua dengan suami saya maka ¥2300 x 2 = ¥4600 (kurang lebih Rp. 552.000) luar biasa kan borosnya he....he....mending buat belanja kebutuhan sehari-hari untuk hidup.
Akhirnya tanpa sengaja ketika saya melihat salah satu turis asing membawa sebuah kartu berwarna hijau ketika mereka naik satu bus dengan kami, kebetulan tujuan mereka sama dengan kami dan ketika mereka turun dari bus tidak melakukan pembayaran sama sekali baik itu menggunakan kartu ICOCA ataupun tunai, dan mereka cukup menunjukan kartu tersebut kepada driver dari bus yang kami naiki, mulailah hati ini bertanya-tanya kartu apa gerangan itu yang dibawa oleh wisatawan asing tersebut. Rasa dongkol terasa didalam hati "kenapa nggak dari dulu pakai kartu itu ..hadeuh...."
Sampai dirumah saya dan suami saya saling berdiskusi dan mempunyai pertanyaan yang sama " gimana cara mendapatkan kartu yang lebih sakti itu? " akhirnya jawaban itu kami temukan ketika suami saya pulang dari kantor dan melihat banyak wisatawan yang antri di salah satu mesin yang ada di dekan Stasiun Kyoto dan suami saya melihat kartu tersebut keluar dari mesin tersebut, " De...mas tau gimana caranya mendapatkan kartu sakti itu " tiba-tiba sampai penginapan suami saya berkata sambil mukanya berseri-seri dan saya pun menjawab " bagaimana mas..?" kemudian setelah suami saya meletakan tasnya dia pun menjawab " kita bisa mendapatkan kartu tersebut di Stasiun Kyoto, karena ada mesin penjualnya disana " saya pun berteriak "asik.....!!!" karena akhirnya kita bisa jalan-jalan lagi dengan biaya yang murah.
Karena belum tau bagaimana cara penggunaannya kami putuskan untuk nekat membeli kartu tersebut keesokan harinya ketika kami akan keliling Kyoto lagi. Akhirnya bermodalkan nekat tanpa refrensi yang jelas kami membeli kartu sakti itu di mesin penjualannya yang terletak di Stasiun Kyoto, ternyata cukup mudah kok teman-teman berikut ini akan saya berikan langkah-langkahnya, oh iya nama kartu tersebut adalah one day pass bus :
1. Setelah sampai di mesin penjualan kartu one day pass bus, teman-teman bisa memasukan uang tunai yang sesuai dengan jumlah kartu yang akan teman-teman beli, karena satu kartu harganya hanya ¥500 atau setara dengan Rp. 60.000 maka saya memasukan uang tunai ¥1000 jadi saya mendaptkan dua buah kartu one day pass satu untuk saya dan satu lagi untuk suami.
2. Setelah uang kita masukan, kita tinggal menekan salah satu tombol yang ada di mesin tersebut, sebetulnya banyak pilihan tombolnya tapi kami pilih salah satu saja karena semua sama aja kok yang keluar juga kartu yang sama.
3. Setelah kartu keluar dari mesin kita dapat mengambilnya, kalau ada kembalian kita harus menekan salah satu tombol dengan tulisan cancel nanti secara otomatis uang kebalian kita akan keluar.
Nah cukup mudahkan teman-teman dalam proses pembeliannya, lalu bagaimana selanjutnya...kami pun masih bingung awalnya harus diapakan ini kartu he..he...tapi dengan melihat orang lain yang menggunakan kartu tersebut kami akhirnya mengerti harus diapakan kartu ini, baiklah akan saya berikan langkah-langkah penggunaannya:
1. Kita naik bus sperti biasanya kemudian mencari tempat duduk, dan duduk manis sampai tujuan kita.
2. Ketika sudah sampai tujuan kita, kita bergerak ke pintu depan bus untuk menggunakan kartu one day pass sebagai alat pembayaran, caranya kita tinggal memasukan kartu tersebut kedalam mesin khusus yang digunakan untuk melakukan pembayaran, mesin tersebut letaknya ada disamping driver dan mesin tersebut sama saja dengan mesin yang digunakan untuk membayar secara tunai ataupun menggunakan kartu ICOCA.
3. Setelah kartu di masukan kedalam mesin pembayaran, maka kartu tersebut akan keluar kembali dan kita bisa mengambilnya. Perlu diingat jangan sampai hilang karena masa berlaku kartu ini sampai jam 23.00 waktu Jepang atau sampai jadwal terakhir bus dalam satu hari itu.
4. Ketika kartu keluar dari mesin secara otomatis akan tertulis tanggal hari dimana kita naik bus tersebut, nah tanggal ini yang akan di lihat oleh driver ketika kita turun di pemberhentian selanjutnya jadi di pemberhentian selanjutnya kita tidak perlu memasukan kartu one pass bus kita lagi kedalam mesin, cukup menunjukan kartu kita kepada driver.
Nah teman-teman cukup mudah kan penggunaannya dan ini benar-benar bisa menghemat pengeluaran kami untuk transportasi ketika kami keliling Kyoto selama satu hari, yuk kita hitung kembali, berarti kalau kami 10 kali naik bus dalam satu hari maka 10 x ¥230 = ¥2300 kalau kurs satu yen paling
rendah Rp. 120 maka saya harus mengeluarkan uang sekitar Rp. 276.000
dalam satu hari untuk keliling Kyoto, ini perhitungan untuk satu orang
kalau berdua dengan suami saya maka ¥2300 x 2 = ¥4600 (kurang lebih Rp.
552.000) kalau kita menggunakan one day pass bus 10 kali naik bus hanya ¥500 (sekitar Rp. 60.000) untuk satu orang, kalu berdua dengan suami 2 x ¥500 = ¥1000 (sekitar Rp. 120.00) bedanya jauh banget kan ¥4600 = Rp.
552.000 dengan ¥1000 = Rp. 120.000.
Makannya gimana kami nggak seneng bisa mendapatkan harga semurah itu, hanya saja kartu ini bisa terlihat murah penggunaannya kalau teman-teman menggunakan bus dalam satu hari lebih dari 3 kali, kalau kurang dari 3 kali ya tetap saja mahal. Manfaatkan kartu ini sebaik-baiknya untuk keliling Kyoto selama satu hari untuk kebanyak tempat.
Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa melihat videonya disini Keliling Kyoto hanya dengan ¥500
semoga pengalaman kami bisa menjadi refrensi untuk teman-teman semua ya, sekarang saya mau keliling lagi ah lagi kalap nieh karena murah he..he..loh mana suami saya kok saya malah di tinggal...mas...mas...yah dia malah tiduran di taman, kasihan pasti karena kelelahan jalan terus." Jangan keliling Kyoto dengan one day pass, berat kamu nggak akan kuat, biar aku saja " he..he...ditunggu ya tulisan saya selanjutnya.
siang mau tanya. kalau saya berencana di kyoto selama 2 hari, bisa gak kalo di hari pertama saya beli 2 tiket one day pass langsung? jadi di hari pertama, saya cetak tanggal di salah satu one day pass saya, lalu di hari kedua, saya cetak tanggal di one day pass saya yg lain? makasih!
ReplyDeleteTentu saja bisa mas/mbak karena biasanya kami juga melakukannya seperti yang diinginkan mas/mbak, yang terpenting selama belum terprin tanggal pemakaian kartu tersebut masih bisa di gunakan di hari yang lain. Terimakasih sudah berkunjung ke blog dengan tulisan yang sederhana ini.
DeleteMana ya artikel yg lain..saya lbh suka baca drpd nonton yutub..
ReplyDeleteMohon kesabarannya mas, kami benar-benar lagi belum ada waktu untuk update tulisan kami lagi, lagi full dengan project kami, di tunggu saja, mudah-mudahan bisa segera update lagi atau bahkan bisa jadi buku. Terimakasih sudah berkunjung ke blog kami yang sederhana ini
DeleteSelamat siang, mau tanya, kita memasukkan kartu ke dalam mesinnya pas kita naik atau mau turun ? thank you
ReplyDeleteKartu dimasukan kedalam mesin ketika kita akan turun, setelah itu ketika naik bus yang kedua dan seterusnya cukup ditunjukan saja kartu yang sudah tercetak tanggal saat itu, terimakasih sudah berkunjung ke blog kami yang sederhana ini
DeletePas nih, malam ini baru sampai kyoto, besok mau bebeli kartu ini buat muter2, thanks ya
ReplyDeleteSama-sama senang bisa membantu
Delete